Sharing materi IPC/48
27 November 2015
15 Shafar 1437
_______________________
Disarikan oleh: Yuniarti
Tema: Parenting
Bekal Anak Menuju Baligh
Setiap anak, siap atau tidak akan sampai pada masa baligh. Pada masa itu, ia sudah dibebani kewajiban menjalankan syariat Islam layaknya orang dewasa. Lalu, apa persiapan yang harus dilakukan orangtua untuk sampai pada masa itu?
Dalam bahasa Arab, baligh artinya sudah sampai. Maka anak baligh dapat diartikan sebagai anak yang telah mencapai masa wajib untuk menjalankan syariat Islam. Pada saat ini dosa dan pahala mulai menjadi bagian dari catatan amalnya.
Usia baligh pada masa sekarang terjadi lebih cepat, yaitu pada usia 9-13 tahun. Hal ini disebabkan dua hal: faktor peningkatan gizi dan rangsangan media.
Secara medis, dalam tubuh seorang anak baligh sedang terjadi pematangan organ-organ seksual. Perubahan faali pada anak laki-laki ditandai dengan tumbuh bulu, muncul perubahan suara dan otot-otot mulai kekar. Puncaknya, anak lelaki ini akan mengalami mimpi basah. Sementara perubahan faali pada perempuan ditandai dengan membesarnya pinggul, payudara dan datangnya menstruasi. Perubahan ini menjadi situasi yang membingungkan bagi anak.
Peran orangtua dalam membimbing anak memasuki baligh dengan nyaman:
1⃣ mengajarkan dan membentuk aktivitas ibadah anak. Mengajarkan shalat, mengajak anak ke masjid, melatih anak berpuasa, mengajarkan haji, melatih anak membayar zakat, dll.
2⃣ penegasan tentang perbedaan jenis kelamin. Ungkapan seperti saya perempuan, dia laki-laki, ayah laki-laki, ibu perempuan, aqiqah anak laki-laki memotong dua kambing, sementara perempuan satu.
Penegasan jenis kelamin ini harus diiringi dengan pembentukan konsep diri untuk mengarahkan anak menjadi pribadi yang bertanggung jawab sesuai jenis kelamin mereka.
3⃣ mengajarkan adab-adab aurat pada anak, seperti memisahkan kamar tidur anak laki-laki dan perempuan, mandi pada ruangan tertutup dan menjaga batas-batas kesopanan aurat.
Mengajarkan pengklasifikasian pakaian sesuai dg tempat (pakaian luar rumah yg sempurna menutup aurat, pakaian di tengah keluarga/rumah yg sopan, pakaian tidur).
4⃣ membangun komunikasi yang baik dengan anak. Persiapan baligh pada anak dapat dikomunikasikan dengan mempertimbangkan aspek syariah, kesehatan dan psikologi. Orangtua harus menjelaskan tentang proses reproduksi manusia. Seperti apa yang terjadi pada diri perempuan saat haid? Bagaimana cara bersuci setelah haid? Bagaimana cara mengqadha shalatnya? Begitu pula dengan anak laki-laki. Orangtua perlu menjelaskan dengan bahasa yang sopan tentang peristiwa yang akan ia hadapi, yaitu mimpi basah.
Konsep pendidikan untuk anak menjelang baligh dapat kita temukan dari Nabi Ibrahim, yaitu meliputi aspek tilawah untuk pencerahan intelektual, tazkiyah untuk penguatan spiritual, taklim untuk pengembangan keilmuan dan hikmah serta panduan operasional dalam amal kebaikan.
Sumber:
http://nizar-ppal-furqon.blogspot.co.id/2009/11/mengantar-anak-menuju-baligh.html
https://windafrestikawati.wordpress.com/2014/10/07/konsep-dan-teknis-pre-aqil-baligh/
http:/muhammadaziz.com/?p=309
Divisi Program IPC ✏
〰〰〰〰〰〰〰〰〰
Islamic Parenting Community
〰〰〰〰〰〰〰〰〰
fan page: https://m.facebook.com/isparentingcommunity
Instagram: @islamicparenting
twitter: @isparentingcom
blog: isparenting.wordpress.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar