Jumat, 27 November 2015

How to be productive mother

Resume kulwap iip jkt 04
Jumat, 12 juni 2015

Host: aya
Cohost & admin: dian
Narsum: mba Niken TA

��How to be a productive mother��

Bismillah,
“Demi masa.
Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh
dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al ‘Ashr: 1-3).
***

Bunda, pernah bermain dengan jeruk, beras, dan toples kue?

Mungkin ada yang sudah pernah dan ada yang sama sekali belum pernah ya. Tidak apa-apa.

Permainan ini sederhana. Bagaimana cara kita memasukkan seluruh jeruk dan beras ke dalam toples. Di situlah serunya permainan ini.

Bunda, kulwapp kali ini tentu saja tidak akan membahas permainan tersebut lebih jauh. Tapi, saya mengajak Bunda untuk memaknai permainan tersebut.

Permainan tersebut adalah permainan paling sederhana yang mengajak kita berpikir tentang manajemen waktu. Saat kita memasukkan jeruk terlebih dahulu, artinya kita sedang memprioritaskan tugas-tugas utama kita,yaitu anak dan keluarga.  Saat kita memasukkan beras terlebih dahulu, artinya kita sedang menghabiskan sumber daya untuk hal kecil-kecil dalam kehidupan kita seperti menunda pekerjaan,bermalas-malasan, dan sebagainya.

Tentu kita akan mendapati bahwa saat kita memasukkan beras terlebih dahulu, maka jeruk bisa jadi tak muat. Saat kita menghabiskan waktuuntuk bergosip, maka bisa jadi proyek keluarga siang ini akan keteteran.  Erat sekali permainan ini dengan konsep manajemen waktu bukan?

Lantas, mengapa saya menyinggung selalu manajemen waktu dalam diskusi tentang ibu produktif?

Saat kita sudah lincah memilah mana yang menjadi prioritas waktukita, maka kita akan lebih terasah untuk menyusun ide produktivitas.

Ide produktivitas itu sendiri saya rasakan sangat erat dengan passion kita. Hal yang sangat gue banget. Saya sangat terbantu dengan alat ukur temubakat.com yang dirancang oleh Abah Rama dalam memahami ke-guebanget-an saya. Dan gue banget saya tetap saja banyak ternyata. Hohoho.

Jika gue banget kita banyak (seperti saya), kita sebaiknya menggali lagi lebih dalam dengan menggunakan filosofi 4e. Enjoy, Easy,Excellent, Earn.

Aktivitas mana yang paling kita nikmati menjalankannya? Berjam-jam rasanya tak pernah cukup untuk berkarya tentang hal tersebut. Dan kita suka.Tanpa beban melakukannya. Enjoy banget.

Saking tanpa bebannya, aktivitas tersebut terasa gampang bingiiit. Seolah-olah, sekejap mata pun sudah jadi. Sooo, easy.  Kecepatan kita jadi berlipat-lipat melakukannya.

Tapii, tak cukup hanya enjoy dan easy. Kita melakukan aktivitas tersebut pasti dengan excellent alias sempurna. Jadi, jika enjoy dan easy tapi asal-asalan yaa berarti belum bisa menjadi ide produktivitas kita, Bun.

Filosofi terakhir adalah earn. Menghasilkan. Cinta itu selalu terasa lho, Bun. Dua aktivitas yang sama jika yang satu dilakukan penuh cinta dan yang satu dilakukan sekadar mengejar materi dunia, terasa oleh orang lain maupun customer kita juga berbeda kok, Bun. Binar mata cinta itu tak pernah bisa dimanipulasi. Earn adalah salah satu balasan cinta kita.

Jadi, sudah ada ide produktivitas, Bun?

~Niken TF Alimah
@2015

Sesi tanya jawab:

1. Bagaimana cara kita mengetahui passion kita? Terutama kalau kita mau punya usaha tapi modal minim
-bundi-
1⃣ jika bunda bs mengaksee temubakat.com maka bunda akan terbantu sekali mengenali kekuatan diri bunda.
Jika bunda blm bisa mengaksesnya, coba tuliskan sebanyak mungkin aktivitas yg bunda sukai dan pilih yg sangat gue banget. Perlu kondisi tenang dan kondusif utk merenungi hal itu, tp dg tekad kuat, pasti bisa.
Mindset modal adl uang perlu coba kita geser mjd diri kita sendirilah modal itu. Jika kita bs membangun personal branding dg karakter unggul akhlaqul karimah, insya allah peluang usaha terbuka dg sendirinya ✅

2. Kalau mendengar kata produktivitas erat kaitannya dgn menghasilkan. Sebagai irt justru lebih banyak menghabiskan uang.bagaimana memulainya agar bisa menghasilkan?
-wati-
2⃣ kenali dulu diri kita. Bagian mana dr diri kita yg merupakan kekuatan kita. Memasakkah? Menjahitkah? Membuat kerajinankah? Dsb.
Jika sdh kita temukan, maka dikuatkan dg menyusun strategi. Bunda bisa berkonsultasi dg pihak2 yg berilmu ttg bgmn menyusun strategi tsb. Diskusi, berjejaring, dan belajar ✅

3. Bunda, Sy ada rencana ingin jualan atw dagang kecil2 an drmh tp sy khawatir nnt sy tdk bs fokus n totalitas dlm mengurus anak n rmh. Bgmn menurut bunda?
By : KS
3⃣ pilar ibu profesional yg mendasar adl bunfa sayang dan bunda cekatan. Kedua pilar tsb merupakan ranah domestik kita. Jika dua pilar tsb blm tegak dan kita masuk ke bunda produktif yg merupakan ranah publik, maka salah satu ranah akan mjd partai korban. Sejauh mana kesiapan kita menerima itu? ✅

4. Sy sudah memulai usaha,tp ternyata byk kendala dr segi penjualan.bgmn cara menaikkan omset penjualan tsb yaa bunda? Makasiih  _aya_
4⃣ coba dievaluasi kembali kendala dr segi penjualan tsb. Dipetakan sebab2 knp usahanya macet. Kmdn dr situ bisa dicari solusinya. Tentuka. Deadline utk aplikasi solusi tsb sehingga ketika solusi tsb dipilih tp kemajuannya blm sesua harapan, evaluasi lagi. Theres no failure, it just wrong result. Zo we must change our strategy. Quote dr bu septi ��✅

5. Saya lebih merasa produktif ketika memiliki kgiatan di luar rumah (bekerja)...pkerjaan rumah dan luar rumah kehandle smua (kecuali menemani anak tentunya). Tp ketika saya di rumah...pekerjaan rumah justru tak tpegang..jd kurang produktif..dan lebih cenderung malas atau mengulur2 waktu. bagaimana mensiasatinya..sbnrnya saya ingin jd full time mother. tp kok malah tdk produktif. _tika_
5⃣ pilar bunda cekatan sudah tegak? ✅

6.Apakah talents mapping bisa kita lakukan sendiri bunda utk menemukan kegiatan produktif yg sesuai dgn kita? Seperti apa gambarannya?
-dian-
6⃣ bisa banget, bun. Silakan meluncur ke temubakat.com atau nantikan buku bunda produktif di des 2015 ini insyaallah ��✅

7.produktif itu sama dengan bisnis ga bunda?banyak yg bilang mau usaha tp ga punya jiwa bisnis?itu bagaimana bunda?
7⃣ buat sy, produktif itu memanfaatkan waktu semaksimal mgkn agar dapat menghasilkan sesuatu yg bermanfaat. Minimal utk diri dan keluarga kita ✅

8 . Menjadi sociopreneur juga termasuk salah satu ide menjadi bunda produktifkah?
8⃣ yup ✅

9. Saya pnh mengalami kerugian yang lumayan besar dlm usaha saya.bgmn cara mengembalikan semangat agar tdk down.smntra saya takut utk memulainya kembali.._nr_
9⃣ coba bunda diskusikan dg partner yg dpt dipercaya ttg hal tsb, kmdn susun bersama strategi ke depan. Smg pengalaman sblmnya dpt mjd titik tolak loncatan yg lebih tinggi ✅

10. Saya mempunyai masalah kurang percaya diri utk menawarkan barang dagangan yg saya punya.sejauh ini saya hy mengandalkan reseller.tetapi akhirnya byk stok barang menumpuk dan tdk terjual..bgmn mensiasati sifat kurang percaya diri tsb ya?
�� mgkn kekuatan bunda bukan di menawarkan barang, bun. Coba digali lg, sisi mana dari jualan yg paling bunda suka. Dari situ, bisa disusun strategi selanjutnya ✅

11. Menyambung jawaban bunda di no 7..me time yg bisa membantu mengupgrade diri sendiri pun sebenarnya bisa menjadi ide produktif kita ya.sepertinya hal ini jg perlu bantuan orang2 sekitar utk mendukung kita.bagaimana dgn bunda niken sendiri?
1⃣1⃣ betul, bun. Salah satu me time sy adl menulis di dini hari. Alhamdulillah hal tsb benar2 bs menjadi salah satu bentuk produktivitas sy ✅

12. Menurut bunda sebaiknya kita fokus dgn 1 kegiatan produktif atau bbrp kegiatan sekaligus?
1⃣2⃣ sependek pengalaman saya, satu dulu lebih bagus. Tentukan deadline dan ukuran keberhasilan proyek tsb ✅

©iip jkt 03

Tidak ada komentar:

Posting Komentar