Rabu, 26 Maret 2014

Melepas suami pergi mencari nafkah

“Bun, pergi yah…” teriak ayah di belakang motornya yang sudah siap melaju.
“Iya, ati-ati…”, teriak bunda tak kalah keras sambil terus melanjutkan cucian piringnya yang belum selesai.

Kok mirip dengan  kejadian tiap pagi di rumahku yah?

Tapi itu masih lumayan dibanding yang berikut:

“Lho ayah kemana, kok sudah nggak ada?” tanya Bunda ke kakak yang sedang asyik main boneka.
“Kayaknya sudah berangkat deh Bun, waktu Bunda lagi cuci baju di belakang” jawab kakak.

Hmm… jadi penasaran, apa yang dilakukan Rasulullah ketika pergi meninggalkan rumah?

‘Aisyah berkata : “Rasulullah menciumku, kemudian beliau pergi ke mesjid untuk melakukan shalat tanpa memperbarui wudlunya” (HR Abdurrazaq, Ibnu Majjah, Aththabrani, dan Daraqutni)

Sebelum meninggalkan rumah, tak lupa Rasulullah berdoa:

بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

Bismillaahi Tawakkaltu ‘Alallaah Laa Haula wa Laa Quwwata Illaa Billaah

“Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya.”

Dilanjutkan dengan doa ini:

اللّهُـمَّ إِنِّـي أَعـوذُ بِكَ أَنْ أَضِـلَّ أَوْ أُضَـل ، أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَل ، أَوْ أَظْلِـمَ أَوْ أَُظْلَـم ، أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُـجْهَلَ عَلَـيّ

Allaahumma Innii A’udzubika an Adhilla au Udhalla, au Azilla au Uzalla, au Azlima Au Uzlama, au Ajhala au Yujhal ‘Alayya

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesesatan diriku atau disesatkan orang lain, dari ketergelinciran diriku atau digelincirkan orang lain, dari menzhalimi diriku atau dizhalimi orang lain, dari berbuat bodoh atau dijahilkan orang lain.”

Subhanallah….

Ternyata begitulah cara suami meninggalkan istrinya di rumah. Sungguh indah, penuh kesan.

Mencium dan mendoakan. Mudah dan sederhana, tapi dalam maknanya.

Kita tidak pernah tahu kapan ajal menjemput. Sebagaimana kita tahu, melepas suami pergi bekerja itu adalah sama dengan melepas suami pergi berjihad.

Apakah kenangan saling berteriak itu yang ingin kita kenang dalam melepas kepergian suami? Atau kenangan suami “hilang” begitu saja tanpa pamit? Tentu tidak. Sepanjang sisa hari, sang istri akan teringat ciuman di kening yang romantis… Ah… membayangkan saja sudah tersenyum.

Suami pun pergi tenang dengan membawa kenangan wangi rambut istrinya. Plus bonus senyuman terindah yang diberikan sang istri tercinta yang melepas kepergiannya di depan pintu rumah.

Dalam doa yang dipanjatkan, ada makna penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah. Menitipkan anggota keluarga yang dicintai hanya kepada Allah.  Memohon perlindungan bagi fitnah dunia yang mungkin terjadi.

Jadi  bagaimana, berani terima tantangan ini?

Suami: Cium kening dan doakan Istri tercinta…

Istri: Antarlah suami hingga ke pintu depan. Lepas kepergiannya dengan mengamini doanya dan berikan senyuman terindah… :)

Sumber : parentingnabawiyah.com

Selamat menjemput rezeki suamiku..
Semoga pahala berjihad selalu mengiringi langkahmu..
Take care there.. doaku bersamamu.. ♥

Minggu, 20 Oktober 2013

1st Anniversary

Alhamdulilah, tepat satu tahun sudah kami membangun cinta karena yang Maha segalanya.. 

Diawali dengan bnyk hal yg tak terduga, satu tahun pertama ini menjadi moment terbahagia.. pembelajaran yg tak pernah bs kutemukan selain besamanya. Imam terbaik yg menjadikanku ingin selalu dicintai Allah SWT..

Alhamdulilah.. puji syukurku padaMu ya Rabb... atas segala karuniaMu.. dengan ijinMu.. 1 tahun terindah sudah kami lewati.. berkahi rumah tangga ini ya Rabb.. ridhai stiap langkah kami untuk gapai surgaMu.. 

Aamiin ya rabbal alamin..

viki♡indra
20102013

Jumat, 19 April 2013

Kesalahan PRA Nikah


Just share..

Satu lagi yang sangat lumrah kita jalani, dan ternyata salah. 
Secara adab modern mungkin biasa saja, tapi secara Islam, dan keberkahan atas pernikahan yang akan dijalani juga ridho Allah yang tidak pernah benar-benar kita utamakan. 

Kesalahan PRA NIKAH
by : Dr. Arifin Ilham
  1. Belum faham tujuan menikah, 
  2. Terlalu cepat jatuh cinta karena penampilan padahal belum mengenal karakter, latar belakang dan keluarga calon, 
  3. Mengutamakan selain akhlak dan agamanya padahal nikah bukan hanya untuk di dunia, 
  4. Sudah bersentuhan bahkan lebih dari itu sehingga merusak "ashshofwah" kesakralan, kemuliaan dan keindahan sebuah pernikahan, 
  5. Terlalu lama berkenalan, 
  6. Kalau sudah melamar dianggap sudah halal padahal belum halal, 
  7. Banyak syarat banyak menolak banyak memilih terlalu sempurna "perfectionist". 
  8. Menuntut mahalnya mahar, 
  9. Lebih memikirkan kemewahan resepsi daripada halalnya nikah, 
  10. Membagikan undangan dengan berfoto mesra padahal belum halal, 
  11. Dilelahkan dengan adat istiadat yang tidak Syar'i. 

"Semoga ALLAH tuntun kita meraih pasangan yg diridhoi ALLAH untuk kebahagiaan dunia akhirat...Aamiin".

Menjemput Jodoh..

Teringat satu tulisan dari Muhamad Agus Syafii tentang menjemput jodoh, yang semakin meyakinkan jalan terbaik untuk menjemput sang partner hidup bahagia dunia akhirat & ini sangat teralami oleh kami.. :) 

Menjemput Jodoh
By: Muhamad Agus Syafii

Kita memiliki pasangan masing-masing mula-mula berjauhan, kemudian bergerak saling mendekat, lalu ada yang dipersatukan dalam jarak dan waktu, namun ada yang berhenti dalam jarak yang tak terlalu jauh tapi tak bertemu atau bahkan ada yang makin menjauh. 

Bahkan jodoh kita sebenarnya sudah ada di depan mata, tapi karena amalan yang buruk sehingga kita tak segera dipersatukan. Allah senantiasa memberi pasangan hidup bagi setiap orang, namun tidak semua orang mudah menemukan belahan jiwanya, ada yang cepat ada yang lambat.

Bagi yang dilambatkan, ini menjadi latihan kesabaran, jika mampu menghadapinya dan berserah diri kepada Allah maka akan dimudahkan bertemu jodohnya. 

Di dalam Islam ada tips menjemput jodoh.
  • Berdoa memohon kepada Allah dan berprasangka baiklah pada Allah untuk dimudahkan menjemput jodoh anda. Sebagaimana Firman Allah. "Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadaKu tentang AKU, maka (jawablah), bahwa AKU sangat dekat, AKU mengabulkan permohonan orang yang memohon kepadaKU, …" (Qs. 2:186) "Qadha (ketentuan Allah) takkan tertolak kecuali dengan doa …" (HR Tirmizi)
  • Beramal shaleh, berbakti kepada orang tua, perbanyak shodaqoh, menolong orang dalam rangka meningkatkan kualitas keimanan & ketaqwaan menjadi lebih baik agar Allah memberikan pasangan yang memiliki kualitas yang juga sama tingkat kebaikannya. "Dan perempuan baik adalah untuk laki-laki baik dan laki-laki baik adalah untuk perempuan baik pula" (QS. an-Nur : 26). 
  • Kepada jodoh, hendaknya jangan terlalu ideal, setiap orang punya kekurangan. Jadikanlah kita sebagai kriteria yang ideal. Jika kita mengharapkan jodoh yang baik maka jadilah orang yang baik, karena hati yang baik akan bertemu dan bersinergi dengan hati yang baik. Hati yang buruk akan berhimpun dengan hati yang buruk pula.
------------


"jodoh kita sebenarnya sudah ada di depan mata, tapi karena amalan yang buruk sehingga kita tak segera dipersatukan."

Alhamdulilah Allah ijinkan terbukanya mata hati ini, Allah ijinkan perbaiki diri, agar ayat Allah dalam QS. An-Nur 26, berlaku untukku. 

Semoga Allah ampuni segala amalan burukku dan suamiku di masa lalu. Semoga Allah ijinkan kami istiqamah dijalanNya.. Aamiin.. 

Dibalik cerita..

Dibalik cerita.. hanya satu kata yang bisa mewakili #OURstory yaitu.. SURPRISEEEE.... :) 

Kami memang sangat dikejutkan Allah dengan rencanaNya.. dengan berjodohnya kami dan banyak hal yang kami alami. Ga pernah kami duga sama sekali. Katanya sih, 'jodoh mah jorok'.. :) dan bener banget. 

Ceritanya dimulai dari Allah yang tiba-tiba ijinkan kami, bersilaturahmi biasa sebagai teman yang sudah sangat lama tidak pernah ada contact. Hanya diawali itu.. entah apa yang Allah rencanakan saat itu, tiba-tiba sampailah kami di moment yang dengan tanpa ragu memulai proses pernikahan dengan jalan terbaikNya seperti yang sedang giat-giatnya kuminta. Memulai pernikahan dengan jalanNya, hanya mencari ridhoNya, ibadah atas namaNya. 

Tanpa diawali cinta, pacaran, atau apa yang kami bayangkan selama ini. Proses taaruf yang sangaattt lancar tanpa hambatan, dan juga pertama kali bagi kami berdua. Benar-benar tanpa cinta yang pernah kami rasakan pada pasangan kami masing-masing sebelumnya. Hanya percaya, cinta kami masing-masing pada Allah yang baru kami jalani, akan menanamkan porsi cinta yang pas di hati kami masing-masing, atas nama Allah. 

We just do believe.. True love begins with marriage.. :) 

Subhanallah.. setelah hijrah, berhijab, belajar jadi muslimah sebenar-benarnya, Allah datangkan satu demi satu permintaan yang kuikhlaskan.. dan semua datang diluar akalku, idealismeku, dan egoku sebagai manusia. Hanya bermodal percaya, Allah ada, dengar, dan sudah siapkan yang terbaik dari sisiNya. 

Inilah kami berdua.. Kejutan dari Allah SWT.. Hadiah buat pertaubatanku.. Karunia.. Anugerah.. Hajat yang terjawab.. entahlah apalagi kata yang bisa mengkiaskan cerita kami. Bukan karena Viki dan Indra nya yang tiba-tiba jadi berjodoh. Tapi, doa dan hajat kami masing-masing di waktu yang sama, dan dengan perjalanan kami masing-masing yang tak pernah mengarah atau sama sekali menduga bahwa, kami berdua lah pelabuhan terakhir untuk menggenapkan setengah agama yang kami cari selama ini. 

Kami teman SMA. Pernah satu kelas di kelas 2. Tidak pernah ada kedekatan khusus, atau apapun yang berbau asmara. Seperti lain dunia, kami juga tidak begitu sering berinteraksi. :) Suamiku bertahun-tahun di Balikpapan, dan akupun menjalani hidupku di Jakarta, sesekali say hi di Yahoo Messenger, tak ada yang spesial. Tapi Allah ternyata sudah siapkan segalanya.

Sebelum Allah beri jalan untuk jadi muslimin dan muslimah yang benar, kami seperti remaja kebanyakan.. Dunia kami masing-masing hingga kuliah, bekerja & punya pacar tetap yang terjalin bertahun-tahun, yang sudah dipikir the one and only & berniat menikah dengan masing-masing pasangan di tahun 2012.

Tersadar salah jalan, kami ingin memperbaiki jalan bertemu jodoh dan ingin memulai pernikahan dengan ridho Allah, dengan apa yang Allah suka. Dan akhirnya, aku dan ternyata juga suamiku, khusyu memperbaiki diri dikesendirian. 

Diperjalanan pertaubatanku menemukan Islam, menemukan Allah, dan segala kenyamanan yang Allah janjikan setelah keikhlasan atas segala hal baik yang hanya datang dariNya, Allah datangkan sosok imam terbaik yang tidak pernah diduga. 

Ditengah-tengah riyadoh memperbaiki diri dan menyatakan siap dengan ikhlas dilabuhkan pada seorang imam yang sudah lama Allah siapkan di lauful mahfudz ku, siapapun itu. Allah benar-benar datangkan. Tanpa menunggu berlama-lama dalam sujud-sujud shalat hajat dan taubatku. Allah juga ijinkan jawaban Istikharah tanpa keraguan. Tak disangka.. Indra Nugroho.. si teman SMA.. :) 

'Rabbana hablana milladunka zaujan thayyiban wayakuna shahiban lii fiddini waddunya wal akhirah' - 'Ya Tuhan kami, berikanlah kami pasangan yg terbaik dari sisiMu, pasangan yg juga menjadi sahabat kami dlm urusan agama, dan urusan dunia & akhirat'. 

Doa ini Allah ijabah. Allah kabulkan dengan sejuta kejutan.. :) 


"Berdoalah dan hendaknya kalian yakin sepenuhnya bahwa akan dikabulkan. Dan ketahuilah bahwa Allah SWT tidak akan mengabulkan doa dari hati yang lalai." (HR Tirmidzi dan Hakim)

Alhamdulilah.. Thank you yaa Allah atas rahasia indahMu.. Engkau pertemukan kami dalam ikatan suci, pelengkap taubat kami, teman menuju surgaMu.. Ridhoi pernikahan ini ya Rabb.. Aamiin ya rabbalalamin..

"When we pray, Allah hears more than we say, answers more than we ask, gives more than we imagine, but all at His own time & beautified way.."


I LOVE YOU suamiku.. I LOVE YOU because of Allah....

Rabu, 10 April 2013

Assalamualaikum..

Bismilaahirahmaanirahiim.. 

Assalamualaikum..

Salam kenal.. Sy Viki, happy wife dr seorang wonderful husband - Indra Nugroho & blessed mom dr seorang putri cantik sholehah - Shafiyya Khaira Aufa. Dan ini kami.... ☺☺




Selamat datang dihalaman blogspot ini yang insyaa Allah akan berisikan catatan- catatan ilmu dari beebagai sumber, terutama dari komunitas-komunitas yang saya ikuti. 

Semoga apa yang akan tertulis disini menjadi sebuah kebaikan, menjadi manfaat dan menjadi kenang2an bagi keluarga kerabat juga sahabat tersayang.. 
Aamiin yaa rabbal'allamin.. Insyaa Allah.. :) 

Wassalamualaikum... 

Viki Putri